5 USULAN STRATEGIS PEMKAB TASIKMALAYA BERHASIL DISAMPAIKAN KE PEMERINTAH PUSAT, INI SELENGKAPNYA..

Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S. Pd., M. Ap., saat menerima kunjungan kerja Tim Kementerian Koordinator bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan RI

Dishubkominfo, Singaparna – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S. Pd., M. Ap., berhasil menyampaikan beberapa usulan strategis untuk mewujudkan visi pembangunan daerah kepada pemerintah pusat. Hal ini disampaikan saat penerimaan kunjungan kerja Tim Kementerian Koordinator bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan RI, Sabtu (22/8/2026).

Visi pembangunan daerah Pemkab Tasikmalaya yaitu : ‘Tasikmalaya yang Religius/Islami, Maju, Adil, dan Makmur’, sesuai yang tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya tahun 2025-2029.

Salah satu perhatian utamanya yaitu peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur, dan pemerataan pembangunan antar wilayah di 39 kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

Berikut ini 5 usulan strategis Kabupaten Tasikmalaya yang berhasil disampaikan kepada para jajaran pemerintah pusat, yaitu:

1. Peningkatan Kualitas Ruas Jalan dan Jembatan,

Kabupaten Tasikmalaya memiliki wilayah yang cukup luas dengan cakupan 39 kecamatan yang tersebar.

Untuk menghubungkan antara wilayah utara, tengah, hingga selatan, membutuhkan peningkatan kualitas jalan dan jembatan yang lebih baik.

Terutama ruas-ruas yang menghubungkan pusat pemerintahan, seperti dengan sentra produksi pertanian, kawasan wisata, kawasan industri, sentra UMKM, dan wilayah pesisir.

“Harapannya dengan konektivitas yang baik, hasil pertanian masyarakat dapat lebih cepat dipasarkan, wisatawan lebih mudah menjangkau destinasi, dan investasi dapat masuk ke wilayah-wilayah yang selama ini belum berkembang secara optimal”, ujar Bupati Cecep.

2. Pengembangan Sistem Transportasi dan Perkeretaapian,

Beroperasinya layanan Kereta Api Serayu di Stasiun Rajapolah sejak bulan Maret 2026, menjadi langkah awal pengembangan sistem konektivitas di kawasan Priangan Timur.

Selain itu, peningkatan layanan Stasiun Rajapolah dan pengembangan reaktivasi jalur kereta api menuju Stasiun Pirusa akan terus dikembangkan agar mampu menaikkan pariwisata dan ekonomi masyarakatnya.

Kedepannya, kawasan Galunggung, Rajapolah, sentra kerajinan, hingga wilayah sekitarnya dapat dihubungkan dalam satu ekosistem ekonomi dan pariwisata.

3. Pengembangan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan,

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong pemerataan pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah.

Diantaranya pembangunan sekolah baru, sekolah nasional terintegrasi di Kecamatan Pancatengah, dan sekolah rakyat di Kecamatan Cipatujah.

“Kami ingin kawasan tersebut berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru yang didukung jalan, listrik, air bersih, internet, transportasi, dan berbagai infrastruktur dasar lainnya”, jelasnya.

4. Pembangunan Lanjutan Stadion Mangunreja,

Bupati Cecep juga turut menyampaikan permohonan dukungan pemerintah pusat untuk keberlanjutan pembangunan stadion Kabupaten Tasikmalaya yang ada di Mangunreja.

Bupati menyampaikan bahwa keberadaan sarana olahraga yang representatif menjadi kebutuhan penting, mengingat Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi generasi muda dan komunitas olahraga yang sangat besar.

Diharapkan, dengan dibangunnya kembali Stadion Mangunreja ini, Kabupaten Tasikmalaya memiliki ruang yang sehat dan produktif bagi generasi muda.

“Stadion Mangunreja pada dasarnya telah dibangun sejak beberapa tahun lalu, namun sampai saat ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Kami berharap pembangunan stadion ini dapat kembali dilanjutkan dan dituntaskan”, ujar Bupati Cecep.

5. Percepatan Pembangunan Pasar Induk Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Padakembang,

Sebagaimana diketahui bahwa Pemkab Tasikmalaya telah menyiapkan lahan di Kecamatan Padakembang untuk pembangunan pasar induk.

Pasar induk tersebut merupakan bagian dari rencana relokasi pasar saat ini yang ada di Singaparna.

Dengan adanya relokasi pasar ini, agar menjadi solusi atas kebutuhan pasar yang lebih representatif sekaligus menata kembali kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Tasik yang lebih tertata.

“Kami ingin pasar induk Padakembang menjadi pusat distribusi dan perdagangan regional, pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta simpul yang menghubungkan produksi pertanian, peternakan, perikanan, UMKM dan perdagangan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya”, jelasnya.

Bupati Cecep juga menyampaikan, Pemkab Tasik siap bersinergi dan berkolaborasi untuk mengembangkan potensi yang dimiliki Kabupaten Tasikmalaya.

“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi, agar potensi besar yang dimiliki Kabupaten Tasikmalaya dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat”, pungkasnya.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *