LAGI MUSIM KEMARAU? YUK KETAHUI TIPS MENCEGAH KEBAKARAN

Tips cegah kebakaran di musim kemarau

Dishubkominfo, Singaparna – Musim kemarau selama berbulan-bulan bisa membuat vegetasi sangat rentan terjadi sebuah kebakaran. Hanya dengan percikan api kecil saja bisa membuat api semakin besar, karena suhu panas dan vegetasi mengering dan rentan terbakar. Hal ini sering memicu kepanikan warga, sangat berbahaya, bahkan bisa mengancam nyawa.

Dikutip dari postingan Instagram Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ada beberapa tips untuk mencegah kebakaran, yaitu hal-hal yang tidak boleh dilakukan dan yang harus dilakukan, diantaranya:

A. Yang tidak boleh dilakukan :

1. Jangan membakar sampah di lahan terbuka,
Ketika membakar sampah dilahan terbuka, api bisa saja terkena angin dan merambat kemana saja. Ini disebabkan tumbuhan dan tanaman sudah mengering karena cuaca panas dari musim kemarau, tanpa adanya air hujan yang turun.

2. Jangan buang puntung rokok sembarangan,
Ketika membuang puntung rokok yang masih menyala otomatis percikan api yang ada didalamnya masih menyala. Ketika percikan api itu mengenai tanaman yang kering, bisa membuat percikan api itu menjadi api yang akan merambat kemana-mana. Kondisi ini menyebabkan kebakaran, ini sangat berbahaya terlebih jika puntung rokok yang dibuang mengenai lahan tandus dan bisa memicu kebakaran hutan yang besar.

3. Jangan membakar lahan untuk membersihkan area,
Ketika membakar lahan yang gersang untuk membersihkan area, cuaca yang panas dan angin yang kencang bisa membuat api itu sulit untuk dikendalikan. Api dapat merambat kemana saja bahkan bisa membuat api melahap semua lahan yang ada.

Itu adalah beberapa tips yang tidak boleh dilakukan untuk mencegah kebakaran terutama di musim kemarau.

Berikut ini hal-hal yang harus dilakukan agar terhindar dari kebakaran, diantaranya:

B. Yang harus di lakukan :

1. Buang sampah pada tempatnya, jangan dibakar sembarangan,
Membuang sampah pada tempatnya dapat meminimalkan terjadinya kebakaran. Sampah yang dibuang ke tempat sampah dapat terkontrol oleh petugas kebersihan. Sampah yang kita buang, dapat jadikan barang daur ulang yang lebih bermanfaat.

2. Pastikan puntung rokok yang dibuang benar-benar padam,
Perlu diingat, yang menyebabkan puntung rokok itu berbahaya dan rentan dengan api yaitu karena terdapat percikan api didalamnya. Puntung rokok dengan api yang sudah benar-benar padam, itu sudah aman, dapat dibuang ke tempat sampah.

3. Jauhkan bahan mudah terbakar dari sumber panas atau api,
Barang seperti kain, kertas atau bahkan plastik merupakan bahan yang mudah terbakar. Untuk menghindari terjadinya kebakaran, sebisa mungkin bahan-bahan itu dijauhkan dari sumber api, terlebih jika jauh dari pengawasan.

4. Periksa instalasi listrik dan segera tangani kabel yang rusak atau terkelupas,
Kabel dengan bagian yang rusak biasanya sering memancarkan aliran listrik. Nah, aliran listrik yang keluar dapat memicu api dan sangat berbahaya, terlebih jika terkena air.

5. Pastikan kompor benar-benar mati setelah digunakan,
Jangan lupa untuk mematikan kompor setelah digunakan untuk memasak. Api kompor itu dapat terkena angin. Jika terkena kain, seperti gorden dan plastik, dapat memicu kebakaran.

Nah, Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Kebakaran bisa saja timbul dari hal yang kita anggap sepele, dari hal yang kecil menjadi sebuah pemicu kebakaran besar, terlebih pada musin kemarau.

Sayangilah lingkungan kita, jaga dengan baik agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.***

Tulisan Elsa Pitriana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *