
Dishubkominfo, Singaparna – Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, memaparkan capaian pembangunan daerah Tahun 2025 dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Tasikmalaya yang digelar di Pendopo Baru, Selasa (07/04/2026).
Dalam paparannya, Bupati Cecep menyampaikan bahwa sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif dan semakin mendekati capaian tingkat Provinsi Jawa Barat.
Salah satu indikator yang menjadi sorotan adalah laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya yang mencapai 5,31 persen, hanya terpaut tipis dari Jawa Barat yang berada di angka 5,32 persen.
“Laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya tahun 2025 Desember. Saya masuk di Juni sebagai Bupati alhamdulillah laju pertumbuhan ekonomi menjadi meningkat 5,31. Bedanya 0,1 dengan Jawa Barat,” ujar Bupati Cecep.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tasikmalaya tercatat sebesar 70,76 poin, sementara Jawa Barat mencapai 75,90 poin.

Dari sisi ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 6,54 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan Jawa Barat sebesar 6,66 persen.
Sementara itu, tingkat kemiskinan di Kabupaten Tasikmalaya tercatat sebesar 10,15 persen, masih lebih tinggi dibandingkan Jawa Barat yang berada di angka 6,78 persen.
Adapun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita atas dasar harga berlaku (ADHB) Kabupaten Tasikmalaya mencapai Rp28,08 juta, sedangkan Jawa Barat sebesar Rp59,86 juta.
Dari sisi ketimpangan, rasio gini Kabupaten Tasikmalaya berada di angka 0,363 poin, lebih rendah dibandingkan Jawa Barat sebesar 0,397 poin, yang menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan relatif lebih baik.
Bupati Cecep menegaskan, capaian tersebut menunjukkan arah pembangunan yang semakin baik, meskipun masih terdapat tantangan yang perlu diatasi, khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah dampaknya hampir menyusul Jawa Barat. Saya butuh perkembangan, kemajuan. Kebijakan saya, saya ingin mengentaskan kemiskinan dari pinggiran,” tegasnya.
Melalui peran aktif seluruh elemen, termasuk SDM PKH sebagai garda terdepan dalam pendampingan masyarakat, diharapkan upaya percepatan pembangunan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tasikmalaya dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.***
