TINGKATKAN LITERASI KEUANGAN, PEMKAB TASIKMALAYA GELAR SEKOLAH PASAR MODAL

Pemkab Tasikmalaya gelar Sekolah Pasar Modal

Dishubkominfo, Singaparna – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal yang digelar di Oproom Sekretariat Daerah Kab. Tasikmalaya, Kamis (04/06/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab. Tasikmalaya, Asep Gunadi, A.Md., S.Sos., serta diikuti peserta Sekolah Pasar Modal bagi ASN Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Asep Gunadi menegaskan bahwa pemahaman terhadap pasar modal menjadi semakin penting di tengah perkembangan sektor keuangan yang terus bergerak dinamis.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki pengetahuan yang cukup agar dapat memilih instrumen investasi yang aman dan sesuai dengan kebutuhan.

“Dengan memiliki pemahaman yang baik tentang pasar modal, kita berharap masyarakat, pelaku usaha kecil dan menengah, generasi muda, hingga ASN dapat lebih memahami berbagai alternatif pembiayaan dan investasi yang aman, legal, dan menguntungkan,” ujarnya.

Selain memperkenalkan dunia investasi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam praktik investasi ilegal atau yang lebih dikenal dengan istilah investasi bodong.

Asep mengingatkan bahwa tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat sering kali menjadi modus yang digunakan untuk menarik korban.

“Jangan tergoda oleh tawaran investasi ilegal atau tidak berizin, pastikan semua aktivitas keuangan dilakukan dengan memahami risiko dan menggunakan lembaga yang resmi diawasi OJK,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan serta memahami bahwa investasi yang sehat harus dilakukan secara legal, terukur, dan sesuai dengan profil risiko masing-masing.

“Saya berharap akan tumbuh investor lokal Kabupaten Tasikmalaya yang cerdas, beretika, dan mampu mendukung perekonomian daerah,” tambahnya.

Para peserta mendapatkan berbagai materi dari lembaga yang berkompeten di bidang jasa keuangan dan pasar modal.

Mulai dari materi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membahas fungsi dan peran OJK serta pentingnya kewaspadaan terhadap investasi ilegal.

Ada juga dari Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan pemahaman mengenai pasar modal Indonesia dan investasi.

Selain itu, para peserta diajak untuk mengenal fitur aplikasi investasi melalui sesi yang disampaikan oleh PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI).****

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *