
Dishubkominfo, Singaparna – Transformasi digital kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan perkembangan yang maju dan positif.
Berdasarkan capaian Document Management System (DMS) pada bulan Juni 2026, Kabupaten Tasikmalaya berhasil memperoleh nilai 76,8 dan menempati peringkat ke-12 dengan kategori lengkap di lingkup regional Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pencapaian ini menjadi lompatan yang cukup signifikan, karena sebelumnya Kabupaten Tasikmalaya berada di posisi 36 dari 37 instansi dengan nilai 41 pada akhir April 2026.
Kenaikan ini menjadi bukti bahwa upaya mempercepat transformasi digital di bidang kepegawaian mulai menunjukkan hasil positif.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., saat memimpin apel pagi di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Senin (06/07/2026).
Wabup Asep mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam melengkapi dokumen kepegawaian melalui DMS.
“Saat ini kita sedang gencar memenuhi Document Management System (DMS),” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa peningkatan tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Menurutnya, kualitas data kepegawaian harus terus ditingkatkan agar semakin lengkap, akurat, dan siap mendukung berbagai kebijakan manajemen ASN berbasis digital.
“Kita tidak boleh cepat berpuas diri, angka ini harus terus kita tingkatkan,” tegasnya.
Wabup Asep mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk ikut berperan aktif dalam melengkapi data kepegawaian masing-masing.
“Saya mengajak dan menginstruksikan kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk bergerak bersama, lebih proaktif, dan segera melengkapi data-data kepegawaian masing-masing tanpa menunda-nunda,” katanya lantang.
Selain mendorong penyempurnaan DMS, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga tengah mempersiapkan langkah berikutnya dalam transformasi digital kepegawaian.
Dalam waktu dekat, Kabupaten Tasikmalaya akan melaksanakan ekspose manajemen talenta menggunakan aplikasi SIMATA yang dikembangkan oleh BKN Pusat.
Melalui aplikasi tersebut, rekam jejak, kompetensi, dan potensi setiap ASN akan dipetakan secara digital sehingga proses pengembangan karier dapat dilakukan secara lebih objektif berdasarkan sistem merit.
“Perlu saya sampaikan, dalam waktu dekat Kabupaten Tasikmalaya akan segera melaksanakan ekspose manajemen talenta menggunakan aplikasi dari BKN Pusat yaitu SIMATA. Melalui aplikasi SIMATA, rekam jejak, kompetensi, dan potensi saudara akan dipetakan secara digital untuk menentukan arah pengembangan karier berbasis merit sistem,” jelasnya.
Seluruh upaya transformasi digital yang sedang dilakukan bukan sekadar mengejar nilai maupun memenuhi indikator penilaian. Lebih dari itu, langkah ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk membangun tata kelola birokrasi yang semakin profesional, transparan, dan berbasis data.
“Segala upaya transformasi yang kita lakukan hari ini, mulai dari tertib dokumen pada DMS hingga kesiapan kita menghadapi ekspose manajemen talenta, bukanlah sekadar untuk mengejar penilaian atau pemenuhan indikator semata. Jauh di atas itu, ini adalah komitmen kolektif kita untuk membangun birokrasi Kabupaten Tasikmalaya yang jauh lebih profesional dan transparan,” pungkasnya.***
