LAUNCHING DESA NAIK KELAS, PEMKAB TASIKMALAYA BERHASIL PERKUAT DIGITALISASI KE 351 DESA

Launching Program Desa Naik kelas oleh Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., dan Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., Senin (2/11/2026).

Dishubkominfo, Singaparna – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa melalui Program Prioritas Desa Naik Kelas.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni melalui launching penggunaan perdana perangkat Zoom Webcam dan Speakerphone untuk 351 desa se-Kabupaten Tasikmalaya yang digelar di Command Center, Senin (2/11/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., dan Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., serta para camat hingga kepala desa se-Kabupaten Tasikmalaya melalui daring.

Pengadaan dan pendistribusian 351 unit perangkat Zoom Webcam dan Speakerphone ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digitalisasi desa cerdas.

Bupati Cecep menyampaikan bahwa dengan adanya perangkat tersebut, diharapkan bisa menjadi langkah awal membangun ekosisten digitalisasi desa untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi.

“Kehadiran perangkat ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem digitalisasi desa, khususnya untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan efektivitas penyelenggaraan pemerintah desa,” ujar Bupati Cecep.

Tujuannya agar mampu meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan aparatur pemerintah desa, penguatan kompetensi dalam tata kelola pemerintahan, serta percepatan transformasi digital menuju terwujudnya smart village (desa cerdas).

Program ini juga mendorong pengembangan eco village (desa berbudaya lingkungan) agar seluruh desa di Kabupaten Tasikmalaya tumbuh dan berkembang menjadi desa yang lebih mandiri, modern, dan berkelanjutan.

Bupati Cecep juga turut mengingatkan agar perangkat yang telah yang telah didistribusikan tidak sekadar menjadi fasilitas pelengkap atau pajangan di kantor desa. Seluruh kepala desa beserta jajaran diminta memastikan perangkat tersebut dipelihara dan dimanfaatkan secara maksimal.

“Konsep Desa Naik Kelas tidak boleh hanya dimaknai sebagai peningkatan status atau pembangunan fisik semata, tetapi juga harus tercermin dari kemajuan kualitas pelayanan, kemandirian, inovasi, dan daya saing desa,” tegasnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *