WASPADA! YUK KENALI POTENSI BENCANA DI MUSIN HUJAN

Dishubkominfo, Singaparna – Musim kemarau telah berakhir dan ini menjadi awal dari musim hujan. BMKG telah memprakirakan bahwa puncak musim hujan tahun ini akan berlangsung dari akhir tahun 2026 sampai awal tahun 2027.

Musim hujan ini memberikan begitu banyak dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, akan tetapi curah hujan yang begitu tinggi juga dapat menjadi pemicu bencana.

Pemkab Tasikmalaya melalui BPBD Kabupaten Tasikmalaya sudah mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan dapat mengenali potensi bencana yang mungkin saja terjadi di musim hujan.

Berikut beberapa ancaman bencana hidrometeorologi basah yang mungkin saja terjadi akibat curah hujan yang tinggi, diantaranya:

1. Banjir dan Banjir Bandang
Genangan air yang berlebihan akibat luapan air sungai atau saluran air yang tidak mampu menampung debit air hujan yang begitu banyak. Hal ni dapat diperparah oleh saluran air yang mengalami penyumbatan.

2. Tanah Longsor
Pergerakan atau pergeseran tanah atau batuan di lereng bukit/tebing yang rawan akibat jenuh air hujan yaitu pori tanah yang sepenuhnya sudah terisi oleh air sehingga tidak ada lagi tempat kosong dalam tanah untuk udara ataupun air.

3. Angin kencang
Embusan angin kencang yang sering menyertai hujan lebat dan berpotensi merusak bangunan serta pohon tumbang.

4. Abrasi atau Gelombang Pasang
Peningkatan gelombang laut yang dapat merusak atau membahayakan wilayah pesisir.

Nah, itulah beberapa potensi bencana yang mungkin dapat terjadi di musim hujan. Yuk, waspada dengan mengetahui langkah-langkah mitigasi bencana yang tepat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terutama masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dalam mengatasi bencana.

Tulisan Elsa Pitriana.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *