
Dishubkominfo, Singaparna – Kabupaten Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Bupati Tasikmalaya Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., bersama Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., telah berhasil menjalankan 13 program gerak cepat pembangunan nyata di berbagai sektor dalam kurun waktu satu tahun.
Hal tersebut disampaikan Bupati Cecep saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya, yang digelar di Halaman Belakang Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (26/07/2026).
Bupati Cecep menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus bergerak menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui 13 program prioritas gerak cepat sebagai inovasi pembangunan daerah.
13 program prioritas gerak cepat tersebut diantaranya:
1. Jalan Kasep Dalam Dua Tahun
Sejauh ini, percepatan Pembangunan Infrastruktur sudah dilaksanakan melalui:
– Penanganan Ruas Jalan Cibalong–Derah;
– Penanganan Ruas Papayan–Cikalong;
– Rekonstruksi 32 Ruas Jalan sepanjang 70,87 KM.
2. Satu Desa Satu Sarjana (Sadessa)
SADESSA merupakan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dicanangkan oleh Cecep-Asep.
Diantaranya ada revitalisasi 152 sekolah, pemberian beasiswa sadessa, pemberian insentif kepada 927 guru bersertifikat pendidik dan 5.789 guru PAUD/TK, serta pelatihan bagi 395 kepala sekolah dan 165 guru. Saat ini juga telah dipersiapkan pembangunan sekolah rakyat dan sekolah nasional terintegrasi.
3. Rumah Sakit Baru Harapan Baru
Dalam rangka memperluas akses dan pemerataan pelayanan kesehatan, telah dimulai persiapan pembangunan rumah sakit baru di wilayah Cipatujah melalui kerja sama dengan Universitas Padjadjaran (UNPAD), serta di wilayah Ciawi melalui kerja sama dengan pimpinan pusat persatuan islam (PP PERSIS).
4. Pemerintahan Berbasis Digital
Transformasi tata kelola pemerintahan juga dipercepat melalui optimalisasi Command Center sebagai pusat integrasi data, informasi, pemantauan, dan respons cepat.
Selain itu, ada pengoperasian Mall Pelayanan Publik Digital Nasional yang juga menjadi pilot project mall pelayanan publik digital nasional versi 2 di Jawa Barat, dan penguatan gugus tugas reforma agrarian.
5. Santri Maju Santri Mampu
Penguatan pendidikan keagamaan dilaksanakan melalui bantuan kepada 1.130 ajengan masuk sekolah, pemberian insentif kepada 3.344 guru ngaji, serta bantuan kepada 18.795 guru madrasah.
6. Tasik Iman Tasik Aman
Penguatan keagamaan dan keamanan wilayah dilaksanakan melalui safari ramadan di 39 masjid besar kecamatan, pengajian rutin di lingkungan pemerintahan, fasilitasi pembangunan Yonif TP 939/macan putih Tasikmalaya, serta patroli gabungan bersama TNI Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika.
7. Tasik Hejo
Upaya menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan dilaksanakan melalui penanaman pohon di lahan kritis dan sepanjang jalan kabupaten kerjasama dengan Pertamina melalui optimalisasi aren, rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi, penyaluran unit irigasi perpompaan dan unit irigasi perpipaan, bantuan sarana produksi pertanian dan 28.000 ekor bibit ayam petelur, serta verifikasi dan validasi pembangunan TPST Nangkaleah.
Program ini juga diperkuat melalui gerakan satu siswa satu pohon, PSEL, dan Program Asri Presiden Prabowo.
8. Usaha Anti Rentenir
Pemberdayaan ekonomi masyarakat turut didorong melalui penyediaan akses pembiayaan kredit usaha rakyat daerah (kurda) dengan bunga 0 persen bagi pelaku usaha, petani, dan nelayan, pelatihan kewirausahaan, serta digitalisasi pemasaran.
9. Desa Naik Kelas
Penguatan kemandirian desa dilaksanakan melalui pembinaan kapasitas aparatur dan kelembagaan pada 200 desa, penguatan tata kelola pada 351 desa melalui dukungan perangkat video conference.
10. DKM Cerdas
Penguatan peran dan kemandirian masjid dilaksanakan melalui pemberian bantuan kepada 1.372 pengurus masjid serta penguatan gerakan ASN salat berjamaah dan BUMM.
11. Pengembangan Wisata Berbasis Alam, Religi, dan Budaya
Dilaksanakan melalui fasilitasi sertifikasi tanah ulayat kampung naga, penyelenggaraan festival budaya dan pariwisata, peningkatan jumlah organisasi kesenian terdaftar menjadi 205 organisasi, reaktivasi Stasiun Rajapolah, serta pembinaan sanggar seni dan pelestarian cagar budaya, Internasional Batik Sukapura dan Rekor Muri Dunia/Internasional Sajian Opak.
12. Tasik Creative Center
Ekosistem ekonomi kreatif terus dikuatkan melalui fasilitasi pembentukan creative hub kabupaten tasikmalaya, penyelenggaraan festival batik, Festival Memory Of Galunggung, dan berbagai kompetisi kreatif, serta fasilitasi hak kekayaan intelektual dan sertifikasi halal bagi pelaku ekonomi kreatif.
13. Tasik Sport Center
Pengembangan olahraga dan prestasi daerah juga didorong melalui perencanaan dan pengusulan revitalisasi stadion serta pembangunan pusat olahraga terpadu.
Selain itu, Pemerintah Daerah terus memberikan penghargaan dan dukungan pembinaan bagi atlet berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Seluruh program tersebut merupakan bagian dari usaha Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.***
